Tegal – Plh. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal, Dewi Umaroh, S.Psi., M.H. berharap kepada para lulusan program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) menjadi wirausahawan yang handal
“Setelah ini harapannya terus bisa mengembangkan diri dengan menjadi wirausahawan yang handal. Tidak terpaku pada pelatihan dengan tatap muka secara langsung, tetapi bisa belajar mengembangkan diri dengan melihat tutorial yang ada di YouTube atau media lainnya” ucap Dewi Umaroh.
Hal tersebut disampaikan saat acara penutupan PKW Tata Rias Pengantin Muslim Modifikasi hasil Kerjasama antara PKBM Sakila Kerti dan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbud Ristek RI tahun 2024, dengan jumlah peserta 30 orang, Selasa (25/06/2024) di PKBM Sakila Kerti Panggung.

Ditambahkan oleh Dewi Umaroh, program ini mempunyai tujuan untuk membantu masyarakat khusunya usia produktif supaya memiliki bekal usaha.
“Kegiatan ini gratis bahkan setelah pelatihan para peserta mendapatkan bantuan peralatan rias. Para peserta ini merupakan orang-orang yang beruntung bisa mengikuti pelatihan. Sebab orang lain yang ingin bisa merias bahkan harus membayar biaya kursus hingga puluhan juta,” kata Dewi Umaroh.
Pengelola PKBM Sakila Kerti Dr Yusqon mengatakan, hampir 2,5 bulan menjalani pendidikan dan pelatihan maka peserta kini sudah bisa menerapkan ilmu yang di dapat untuk menjadi bekal berwirausaha.
Para peserta juga akan terus didampingi dan dipantau agar benar-benar bisa dilepas mandiri mengembangkan usahanya yakni yang berhubungan dengan tata rias.
“Harapannya apa yang didapat bisa benar-benar bermanfaat,” ujarnya.
Dalam kegiatan ini juga diserahkan bahan rintisan usaha untuk perorangan berupa tas kosmetik, cermin rias, troli tempat riasan, sarung kursi dan kursi rias.
Kemudian diserahkan pula bahan rintisan usaha untuk kelompok berupa kosmetik, tas besar untuk baju pengantin, 1 paket baju pengantin, banner rintisan usaha.