Tegal – Bunda Baca Kota Tegal Ny Tri Utami Agus Dwi Sulistyantono menghadiri acara kebersamaan menyambut tahun baru 2025, yang digelar TBM Sakila Kerti Tegal di Ruang Rapat Terminal Tipe A Tegal, Selasa (31/12/2024).
Acara dengan tagline Bersinar Bergerak di Tahun 2025, Membaca Nyaring Berpantun Santun Berhati Rasa ini dihadiri Kang Maman seorang penggiat literasi nasional yang kerap tampil di acara-acara televisi.
Turut hadir pula Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal Dewi Umaroh, Budayawan Atmo Tan Sidik, dan Pimpinan Akademisi Ernie Unggul.
Selaku Pengelola TBM-PKBM Sakila Kerti Tegal Sismiyati mengatakan, acara kebersamaan yang digelar semata-mata ingin menjalin silaturahmi dan kebersamaan yang hangat bersama para pengasong dan orang tua murid menyambut tahun baru 2025.

Sebab, dalam perkembangannya TBM-PKBM Sakila Kerti tidak pernah terlepas dari orang-orang yang masih memiliki semangat untuk terus berlajar, seperti para pengasong dan warga putus sekolah lainnya kini bisa mendapatkan pendidikan dan manfaatnya.
“Alhamdulillah keberadaan Sakila Kerti memberikan manfaat bagi mereka. Seperti pengasong kini sudah mampu membaca, mengaji, bahkan mereka yang putus sekolah juga bisa tetap melanjutkan pendidikannya,” ucap Sismiyati.
Menapaki tahun 2025 dengan tagline bersinar bergerak, Sismiyati berharap Sakila Kerti akan terus memberikan manfaat untuk masyarakat, meningkatkan literasi dan membudayakan membaca.
Sementara Dr Yusqon yang juga turut mengembangkan TBM-PKBM Sakila Kerti mengungkapkan, bahwa memang tidak mudah dan banyak suka dan dukanya. Namun dengan ketulusan dan kegigihan kini Sakila Kerti terus berkembang memberikan manfaat lebih luas.
Tidak hanya di terminal bagi para pengasongnya, dan di Pantai Alam Indah untuk warga pesisirnya. Namun sudah menggandeng Lapas di Tegal, Slawi dan Brebes, agar para warga binaan yang putus sekolah tetap bisa melanjutkan pendidikannya.

Bunda Baca Kota Tegal Tri Utami Agus Dwi mengapresiasi apa yang telah digagas dan dilakukan TBM-PKBM Sakila Kerti. Kehadirqnnya yang telah memberikan manfaat bagi banyak orang diharapkan akan terus berlanjut, terus bergerak dan semakin bersinar di tahun 2025.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal Dewi Umaroh juga sangat mendukung kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan Sakila Kerti. Menurutnya, sebagai pelaksana pendidikan non formal bagi masyarakat, Sakila Kerti telah membantu pemerintah dalam berbagai hal. Tidak hanya mengentaskan buta aksara, anak-anak yang putus sekolah. Tetapi turut memberdayakan masyarakat melalui berbagai pelatihan.
Kang Maman selaku Penasehat Sakila Kerti merasa bangga bisa hadir bersama para pengasong yang kini sudah pandai membaca, bahkan berani tampil membaca puisi. Ia meminta Sakila Kerti terus bergerak untuk meningkatkan literasi.
Kehadiran buku-buku dan berbagai program pelatihannya diharapkan terus memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Banyak masyarakat kecil yang masih malu, yang masih enggan untuk mau belajar membaca, ataupun mengkesampingkan pendidikan. Namun dengan berhati rasa, merangkul mereka, maka mereka pasti mau untuk belajar bersama,” ujarnya.
Pada acara tersebut diwarnai pembacaan puisi oleh Bunda Baca Kota Tegal, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal, dan para penggiat literasi di Kota Tegal. Termasuk penampilan dari Apas Khapasy, Diah Setyawati yang merupakan seniman, serta Wahyu Ranggati seniman yang bergerak di dunia tari.
Diberikan pula bingkisan bagi para pengasong yang dilanjutkan dengan acara pemotongan tumpeng oleh Bunda Baca Kota Tegal yang diberikan kepada pengelola TBM-PKBM Sakila Kerti, hingga diserahkan kepada salah satu pengasong.