Yusqon : Sebuah Usaha Bermutu Maka Diperlukan Keberlanjutan

Rabu, 20 Juli 2022 - 10:14:25 WIB
Diposting oleh : Administrator Kategori: BIDANG P2PNF - Dibaca: 20 kali

TEGAL – Kota Tegal menjadi barometer sebagai sebuah usaha bermutu maka diperlukan keberlanjutan, hal tersebut disampaikan oleh Dr. Yusqon yang merupakan pengelola LKP Sakila Kerti saat pelaksanaan Penutupan Program Kecakapan Kewirausahaan (PKW) jenis keterampilan Barista Rumpun Pariwisata yang diikuti 30 peserta didik dengan durasi waktu 200 jam pelajaran, Selasa (19/07/2022) di Sekolah Alam, Sakila Kerti Kompleh Pantai Alam Indah (PAI)  

“Ini adalah perjuangan kita, bagaimana Kota Tegal menjadi barometer sebuah usaha bermutu dan usaha bermutu salah satunya adalah keberlanjutan. Jadi tidak ada yang bermutu kalau tidak berlanjut maka program keberlanjutan yang hampir sekian tahun artinya bisa terlaksana di pariwisata itu,” ucap Yusqon sembari menunjuk salah satu gerai Coffee Barista Sakila Kerti dan gerai lain yang siap diisi dengan hasil karya berbagai kegiatan lembaga.

Kepala Bidang Pembinaan Paud dan Pendidikan Non Formal (P2PNF),  Dewi Umaroh, S.Psi., M.H menyampaikan bahwa setelah mengikuti evaluasi uji kompetensi bisa menjadi wirausaha yang sukses. Ia juga memberikan motivasi bagaimana ketekunan bisa membawa kesuksesan berwirausaha.

“Adik-adik patut bersyukur mendapatkan ilmu selama 200 jam pelajaran, inikan pemerintah tujuannya untuk mengangkat adik-adik dari kebingungan harus mencari kerja apa, daripada mencari kerja susah mendingan menjadi wirausaha. Dan menjadi wirausaha kalau tekun itu penghasilannya lebih jauh dari seorang pegawai, karena pegawai itu gajinya tetap, kalau wirausaha gajinya tidak tetap, kalau adik adik ingin banyak harus tekun,” ucap Dewi Umaroh.

Salah satu peserta PKW Sofyan Hafiz yang berasal dari Kelurahan Mintaragen menyampaikan selepas lulus dari salah satu SMA Negeri di Kota Tegal dirinya memberanikan diri mengikuti pelatihan dan mengaku mendapat pengalaman baru yang diharapkan bisa memberikan penghasilan.

“Saya merasa bersyukur, dengan mengikuti pelatihan banyak ilmu yang saya dapatkan khususnya Barista. Ilmu dasar sudah saya peroleh, sekarang tinggal bagaimana pengembangan selanjutnya,” ucap Hafiz yang juga berencana akan membuka usaha dimulai dari gerai yang ada di Komplek PAI, tepatnya sebelah utara Sekolah Alam Sakila Kerti.

Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan seperangkat alat Barista untuk keberlanjutan peserta PKW melanjutkan usaha. (SYAFII/*)



Berita terkait :




Bagikan berita ini :

Blogger WordPress WhatsApp Plurk Email Google+ Facebook Twitter Addthis

Like this :