Kurikulum Jantungnya Pendidikan

Selasa, 05 Juli 2022 - 15:48:10 WIB
Diposting oleh : Administrator Kategori: BIDANG P2PNF - Dibaca: 25 kali

TEGAL – Kurikulum merupakan jantungnya pendidikan, hal tersebut disampaikan oleh Riskiana, Pengawas satuan pendidikan Taman Kanak-kanak saat dilaksanakannya workshop pengembangan kurikulum “Implementasi Kurikulum Merdeka”,  Senin, (04/07/2022) di Aula Pertemuan SD Negeri 5 Pekauman Kota Tegal.

“Paling tidak nanti diawal tahun ajaran baru untuk Kurikulum Oprasional Satuan Pendidikan (KOSP) ini sudah jadi karena kurikulum ini jantungnya pendidikan. Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan workshop ini yang sudah difasilitasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal, teman teman akan tetap bersemangat,” ucap Riskiana yang juga ketua Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Cabang Kota Tegal.

Riskiana juga menambahkan untuk 71 lembaga dibawah IGTKI harapannya semua bisa menguasai walaupun butuh proses karena transformasi dari kurikulum tigabelas (Kurtilas) menuju kurikulum merdeka.

“Saya berharap semua lembaga bisa menguasai apa itu kurikulum merdeka, pendampingan dari masing masing pengawas TK untuk masing masing daerah binaan akan kita lakukan juga,” jelas Riskiana.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal, M. Ismail Fahmi menekankan kepada seluruh peserta workshop bahwa guru harus bisa menyampaikan materi yang mudah dipahami oleh perserta didik.

Ini disampaikan mengacu pada kurikulum merdeka, yaitu menjadikan siswa siswi lebih mandiri dan pembelajaran dengan cara menggali potensi yang ada di siwa siswi

“Guru harus bisa menyampaikan dengan cara cara yang baik agar bisa diterima dengan baik pula oleh anak didik jenjang TK, karena ini berbeda manakala yang dihadapi adalah siswa SMP maupun SMA. Merdeka belajarnya salah satunya menjadikan siswa siswi lebih mandiri kemudian pembelajarannya dengan cara menggali potensi yang ada di siwa siswi,” ucap M. Ismail Fahmi.

Narasumber workshop, Sri Margiyanti yang juga merupakan Pengawas TK Kota Tegal menjelaskan salahsatu dari program meredeka belajar yaitu dengan Program Intra Kurikuler.

Intrakurikuler berisi muatan atau mata pelajaran dan muatan tambahan lainnya seperti muatan lokal, jika memang ada disatuan pendidikannya Kegiatan pembelajaran didalam kelas diharapkan dapat menggembangkan kompetensi murid sesuai dengan capaian pembelajaran pada fasenya.

“Berbagai kegiatan dapat dilakukan untuk membantu murid mencapai kompetensi yang diharapkan. Rancanglah kegiatan yang menarik membangun rasa ingin tahu murid dan dihubungkan dengan kehidupan atau lingkungan sekitarnya sehingga menjadi pembelajaran yang bermakna,” ucap Sri Margiyanti



Berita terkait :




Bagikan berita ini :

Blogger WordPress WhatsApp Plurk Email Google+ Facebook Twitter Addthis

Like this :